Perumahan perhutanan jawa tengah selalu beusaha mensuplai tingkat ekspor di Mebel Jepara khususnya kayu jati yang berkualitas tinggi, yang ada di jepara yang menjadi daya pikat tersendiri di permebelan jepara. wilayah tersebut sampai saat ini dikenal sebagai rajanya mebel di indonesia
Ketua Perlindungan Sumber daya alam perhutanan jepara unit I, NP angga dewantara menyatakan pengolahan jati di jepara sangatlah baik, dari tanggal 15 juni 2006 sampai dengan tanggal 4 november 2013 telah melakukan tebang pilih untuk di jadikan bahan Mebel Antik di jepara yang berkuaitas dunia. Sedangkan pengelolanya sendiri adalah orang jepara dalam bentuk organisasi BUMN kehutanan akan selalu memberikan subsidi harga kayu " Mebel kayu, khususnya mebel jepara tetap menjadi pilihan nomor 1 di indonesia maupun luar negeri" pendapatnya.
Mulai adanya penambahan Outlet Kayu mebel jepara yang berada di kawasan jawa tengah dan sekitarnya adalah yang pertama di perhutani no. 1. realisasi pembuatan adalah awalan tahun selanjutnya. Sebelumnya, daerah jepara sudah berdiri outlet. Namun sampai tanggal $ November Outlet di Jepara menjadi tambah semakin banyak.
"Outlet mebel kayu di daerah Jepara termasuk paling sukses di Indonesia. Dalam jangka kurun Waktu tertentu, outlet di jepara khususnya Mebel Minimalis telah mengekspor jutaan kayu, keuntungan negara terhadap pengeksporan mencapai 11 miliar/bulan" tuturnya.
Jadi di outlet jepara calon pembeli bisa memilih langsung tanpa harus menunggu pembuatannya, Dengan demikian pembeli bisa lebih leluasa memilih barang yang diinginkan, pekerja mebel jepara sendiri merupakan penduduk asli jepara sendiri jadi tidak di ragukan lagi kualitas dari barang yang i jual di outlet tanpa harus memperhitungkan dari segi kualitas.
Penebngan kayu jati sendiri seimabang dengan penghijaun tumbuhan itu sendiri sehingga otlet d
Ia menyebut total tebangan jati pada
tahun ini mencapai 70 ribu meter kubik. Jumlah itu masih jauh dari
kebutuhpara semakin bertambah dan semakin maju di dunia khususnya di jepara.
